|  | Program Kuliah Reguler |  |
Program Kuliah Reguler ~ S1, D3, S2 (waktu kuliah fleksibel dan dapat dipilih ➜ pagi atau sore / malam) |
| Sistem Kuliah formal Status Mahasiswa, Status Alumni/lulusan, Ijazah, Gelar
| ◘ | Kurikulumnya berlandaskan Sistem Kredit Semester, serta kualitas kurikulumnya dibuat sedemikian rupa berlandaskan kepada KURNAS / kurikulum nasional, juga berlandaskan perkembangan pengetahuan, teknologi, serta seni, dan pentingnya terhadap profesionalitas dunia kerja dan tuntutan utk memajukan ke kuliah formal dgn jenjang yang lebih tinggi (ke Program Pascasarjana / S2 utk alumni/lulusan S-1, ke Program Sarjana / S1 utk alumni/lulusan D-III, serta ke Program S3/Doktor utk alumni/lulusan Strata Dua / S-2). | | ◘ | Alumni/lulusan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Reguler (Hybrid) juga sanggup aktif berperan-serta pada kelompok kerja; bisa berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keilmuan yang tak sama dan mengaplikasikan bantuan mereka; sanggup mengaplikasikan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; bisa memulai rintisan pembentukan unit wirausaha sesuai kategori ilmunya, sanggup mengikuti perkembangan baru pd bidang ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut. | | ◘ | Alumni/lulusan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Reguler (Hybrid) dipersiapkan menjadi Sarjana (S1), Ahli Madya (D3) atau Magister/Master (S2) sesuai jurusannya, yang bisa menaikkan karakter dirinya dgn bekal ilmu, teknologi, dan seni, agar bisa membuat jalan keluar masalah beserta menaikkan ilmu pengetahuannya. | | ◘ | Kompetensi alumni/lulusannya dlm menangani tiap persoalan, sanggup mengungkap struktur dan inti masalah dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan penanganan solusinya; mengetahui serta dapat mengaplikasikan kegunaan teknologi informasi; bisa mengaplikasikan ilmu; cakap dan terampil sesuai kategori ilmunya; dapat membuat jalan keluar persoalan secara logika, mengaplikasikan data/informasi yang dimiliki; bisa memakai konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; bisa mandiri dlm berkarier serta berupaya. | | ◘ | Mahasiswa kuliah reguler (hybrid) yang tidak lulus suatu matakuliah, bisa mengulang di semester atau tahun berikutnya tanpa ditarik biaya tambahan. | | ◘ | Kompetensi dasar alumni/lulusan Program S1, D3 dan S2 Kuliah Reguler (Hybrid) ialah memperoleh kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; sanggup menyesuaikan diri dng perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan senantiasa maju serta berkembang; bisa menelusuri dan menyerap informasi ilmiah; mengetahui cara serta bisa senantiasa belajar. | | ◘ | Alumni/lulusan dan mahasiswa Kuliah Reguler maupun Program Perkuliahan Karyawan, memperoleh hak akademik, ijazah, kualitas, gelar, serta status yang sama. dan mempunyai gelar sebagaimana jenjang studi dan jurusan/kategori ilmunya, serta mendapatkan hak memakai gelarnya dan mempunyai hak utk memajukan kuliah formal ke jenjang yang lebih tinggi. | | ◘ | Alumni/lulusan Kuliah Reguler (Hybrid) juga diperlengkapi dgn ilmu, etika akademik dan profesi, keahlian serta kepiawaian utk mengelola tim/organisasi secara luas pada bidang yang sebagaimana kategori ilmunya; keahlian bekerjasama dlm tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu sesuai bidang ilmunya, beserta diperlengkapi dgn keahlian utk mengaplikasikan teknologi informasi serta komunikasi utk kebutuhannya. | | ◘ | Selain kuliah berhadapan langsung dengan dosen / tutor di ruang kelas, proses belajar-mengajarnya dibuat memakai Sistem Kredit Semester yang diselenggarakan dgn profesional, serta mengaplikasikan bermacam-macam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dgn bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal agar mahasiswa bisa menuntaskan kuliah sebagaimana masa studinya. | | ◘ | Alumni/lulusan Program Kuliah Reguler (Hybrid) mendapatkan keahlian profesional dan cara pandang yang luas; mempunyai keahlian penguasaan teori yang kuat beserta pendayagunaannya; bisa menaikkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; sanggup menaikkan sikap mental profesional / mahir yang berorientasi pd pemecahan solusi persoalan berlandaskan alur berpikir-sistem; dan memperoleh keahlian melakukan keragaman penelitian dasar maupun terapan. | | ◘ | Dng menggabungkan antara Program Kuliah Reguler Pagi dan Program Perkuliahan Karyawan, sistem studinya terselenggara dgn profesional; agar mahasiswa reguler bisa menyerap pengalaman berkarir dari mahasiswa program perkuliahan karyawan. Sekaligus Mayoritas mahasiswa program kuliah reguler (hybrid) memperoleh pekerjaan dari mahasiswa perkuliahan pekerja. Oleh karena sebagian peserta perkuliahan pekerja ialah manajer, direktur, pengusaha, dsb. Manfaat dipadukannya Perkuliahan Reguler dan Program Perkuliahan Karyawan antara lain :
- Membuat sebagian mahasiswa reguler memperoleh pekerjaan sebelum lulus studi, dan sebagian lainnya langsung bekerja begitu lulus studi. Mayoritas mahasiswa reguler mendapatkan pekerjaan atau pengembangan karir dari mahasiswa program perkuliahan karyawan.
- Bagi mahasiswa reguler yang telah kerja atau memperoleh pekerjaan baru, tetap bisa menuntaskan kuliahnya sebagaimana masa studinya, dgn mengikuti kuliah formal di Program Perkuliahan Karyawan, tanpa ditarik biaya apa pun.
- Demikian juga bagi mahasiswa perkuliahan reguler yang kerja dgn sistem shift, tetap dapat menuntaskan kuliahnya tepat waktu sebagaimana masa studinya, dng mengikuti kuliah formal di Program Perkuliahan Karyawan, tanpa ditarik biaya apa pun.
| | ◘ | Dgn melalui tata cara tertentu, jika mahasiswa kuliah reguler (hybrid) yang telah kerja memperoleh giliran lembur atau kerja dng sistem shift atau giliran kerja ke luar kota/negeri, mahasiswa tsb diberi izin absen (tidak hadir) di kelas/kuliah dalam beberapa pertemuan. |
Bobot SKS & Masa Perkuliahan Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa Program Reguler maupun P2K / PKK (perkuliahan karyawan, kelas karyawan/pegawai, kuliah sabtu minggu plus) dan PKSM (kelas sore/malam, kelas paralel) serta program ekstensi mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
| | Untuk | Beban Studi (SKS yang ditempuh) | Masa Studi | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 144 - 152 sks | 8 semester | Lulusan SMA/SMU, SMK, sederajat melanjutkan ke D-III | Beban Studi = 110 - 114 sks | 6 semester | Lulusan S-1, sederajat melanjutkan ke S-2 | Beban Studi = 54 - 72 sks | 3 - 4 semester | Lulusan D3, Politeknik, Akademi, sederajat melanjutkan ke S1 | Beban Studi = 40 - 46 sks (Bila tidak sebidang ilmu ada tambahan 2 - 21 sks) | 3 semester | Lulusan D2, S1, D1, Pindahan melanjutkan ke S1 | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks | Lulusan D1, D2, Pindahan melanjutkan ke D3 (D-III) | Dihitung dari sisa sks | Dihitung sisa sks |
Meningkatkan Karir atau Cepat Dapat KerjaPilihan pintar utk meningkatkan karir atau cepat dapat kerja. Sebagian besar mahasiswa program kuliah reguler (hybrid) di Perguruan Tinggi Swasta terkait adalah person yang baru lulus SMA/K atau belum bekerja. Tetapi dewasa ini mayoritas mahasiswa program perkuliahan karyawan adalah person yang telah kerja (pekerja, UMKM, PNS, pengusaha, industrialis, dsb).
Dgn terhubungnya kedua program ini (program kuliah reguler (hybrid) dan program perkuliahan karyawan), akan sangat membantu mahasiswa program kuliah reguler (hybrid) dlm cepat dapat kerja. Sementara itu bagi yang telah kerja, akan sangat membantu dlm meningkatkan karirnya.
Kedua kelompok mahasiswa ini (program kuliah reguler (hybrid) serta program perkuliahan karyawan) senantiasa bekerja sama dan saling memberikan pertolongan membuat jalan keluar persoalan masing-masing. Baik persoalan dlm akademik, uang/finansial, pekerjaan, maupun persoalan lainnya.
Andaikata ingin meningkatkan karir atau cepat dapat kerja, maka pilihan terbaik ialah memajukan kuliah formal di perguruan tinggi terkait
Selama ini mahasiswa program kuliah reguler (hybrid) yang belum bekerja, akan menyerap pengalaman berkarir dari teman-teman mahasiswa program perkuliahan karyawan. Dan pada akhirnya sebagian mahasiswa program kuliah reguler (hybrid) memperoleh pekerjaan sebelum lulus kuliah formal, sedangkan dewasa ini realitasnya sebagian lainnya langsung kerja begitu lulus studi. |
|
|
|
| |